Home » Artikel Kesehatan » Depresi Bisa Meningkatkan Resiko Serangan Jantung

Depresi Bisa Meningkatkan Resiko Serangan Jantung

Bernarkah depresi bisa meningkatkan terjadinya serang jantung? Untuk membahas lebih jau tentang informasi tersebut silahkan Anda simak artikel berikut ini.

Depresi adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang terjadi sedikitnya selama dua minggu atau lebih yang memengaruhi pola pikir, perasaan, suasana hati (mood) dan cara menghadapi aktivitas sehari-hari. Stress atau depresi lazim ditemukan pada orang-orang yang mengidap penyakit berat. Depresi ini bisa menyebabkan terjadinya proses kimia pada tubuh yang mengakibatkan meningkatnya angka kecacatan akibat penyakit berat, termasuk penyakit jantung.

Depresi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung

depresiSebelum membahas hubungan antara deperi yang bisa meningkatkan resiko terjadinya serang jantung Anda perlu mengenal beberapa gejala orang yang depresi atau stress.

Gejala khas individu yang depresi adalah:

  • Mood yang depresif. Hal ini dapat dilihat dari raut wajah yang murung, tatapan kosong, dan keadaan tubuh yang tidak segar.
  • Berkurangnya energi yang mengakibatkan keadaan mudah lelah dan berkurangnya aktivitas. Biasanya orang yang berada dalam depresi menghindari kontak dengan orang lain dan cenderung mengurung diri.
  • Kehilangan minat dan kegembiraan.

Hubungan depresi yang bisa meningkatkan resiko serang jantung ini, ada penelitian yang menunjukan hal tersebut. Whang dkk melaporkan bahwa depresi mempunyai hubungan yang kuat dengan kejadian Penyakit Jantung Koroner (PJK) yang fatal pada perempuan usia 30-55 tahun, yang sebelumnya TIDAK mempunyai riwayat PJK. Begitupun Wassertheil-Smoller dkk dalam penelitiannya terhadap perempuan post menopause TANPA riwayat penyakit kardiovaskular sebelumnya. Dan hasil yang diadapatkan sama menunujukan bahwa gejala depresi berhubungan dengan meningkatnya resiko kematian akibat dari serangan jantung.

Obat Serang Jantung Alami

Pada beberapa orang yang tengah mengalami depresi berat, akan mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Karena depresi juga bisa mendorong seseoarang untuk memepunyai pola hidup yang buruk, seperti mengkonsumsi glukosa yang berlebihan sampai mengkonsumsi obat anti depresi yang mempunyai efek buruk pada kesehatan jantung.

Oleh sebab itu depresi bisa menjadi salah satu penyebab meningkatnya resiko seseorang terkena serangan jantung. Untuk mencegah hal tersebut sebaiknya Anda melakukan tindakan untuk mencegah ataupun melakukan penanganan untuk stress yang Anda alami. Sebelum stress atau depresi tersebut semakin parah dan sulit untuk ditangani.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*